Download : DTP 04 March 2026.pdf
  1. utlook Market Today

 

  • Sudut teknikal IHSG antara lain:  IHSG Trend bullish Pontensi Support kisaran :   7.600-9.100.   Berdasarkan pivot  IHSG  : Support II : 7.820  Support I  : 7.880  sedangkan Resistence I : 8.050  dan Resistence II: 8.150
  • Kalender Emiten hari ini 04 March 2026: Rec Deviden : XCID Rp0,135/saham; RUPS : PPGL PublicExpose : MYTX; Emiten Suspend : WIKA; Emiten UnSuspend : TAMA;
  • Eskalasi militer Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran berpotensi mengerek harga minyak dunia dan berdampak luas terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia. Kenaikan harga energi dapat memicu tekanan inflasi domestik jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepa. pemerintah perlu memastikan lonjakan harga minyak tidak langsung berubah menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, pembatasan subsidi energi harus semakin terarah dan tepat sasaran.(Sumber:idxchannels.com)
  • Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Februari 2026 sebesar 0,68% secara bulanan atau month to month. Inflasi bulan lalu didorong oleh kenaikan harga bahan pangan seperti daging ayam dan cabai. Komponen inti dan komponen bergejolak mengalami inflasi, sedangkan komponen harga yang diatur pemerintah mengalami deflasi. Secara tahunan atau year on year inflasi pada Februari 2026 sebesar 4,76%, atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 105,48 pada februari 2025 menjadi 110,50 pada februari 2026. (Sumber:Katadata.co.id)
  • Kinerja Manufaktur Indonesia menunjukkan tren ekspansif pada Februari 2026. Tercatat, PMI Manufaktur Indonesia meningkat ke level 53,8 dari Januari 2026 sebesar 52,6 dan menjadi capaian tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir.
  • Eskalasi konflik timur tengah memicu aksi jual jangka pendek khususnya instrument pasar modal global termasuk bursa efek Indonesia yang ditutup anjlok capai 77,06 poin menuju 7.939 dibawah psikologis. Disaat kejatuhan IHSG jatuh, namun investor asing optimism dengan akumulasi beli ralatif besar capai Rp3,44 triliun. Geopolitik Timur Tengah memicu ekspektasi yang negative ke investor berdampak aksi ambil untuk jangka pendek. Koreksi JCI tersebut tertekan dengan aksi profit taking kesemua sektor khusus yang memimpin kejatuhan dimulai dari dasar material, transportation, maupun cycle. Harga spot emas kemarin menyentuh level tinggi USD5.320/onz namun semalam kembali koreksi sebesar 4,79%. Selain itu menarik harga spot komoditas yang mengalami lonjakan dimulai dari batubara sebagai sumber energy yang menarik guna mengatasi krisis minyak. Pada perdagangan hari ini IHSG potensi melanjutkan penurunan seiring masih tingginya ketidakpastian pasar terhadap geopolitik Timur Tengah. BEI akan bergerak kisaran 7.820-8.050
  • Rekomendasi saham-saham hari ini:  TINS, ENRG, AADI, MEDC, ESSA, TINS, INDY, ELSA, BRMS, ARCI, RAJA, MDKA, INDY.

 

 

ELSA Closed Price : 940

Buy Kisaran : 920-940

Stoplose : 880

Target Sell 1 : 1.000

Target Sell 2 : 1.100

 

ARCI Closed Price: 1.890

Buy Kisaran :  1.850-1.890

Stoplose : 1.770

Target Sell 1 : 2.000

Target Sell 2 : 2.070

 

MDKA Closed Price: 3.660

Buy Kisaran : 3.600-3.660

Stoplose : 3.440

Target Sell 1 : 3.880

Target Sell 2 : 4.000

 

DISCLAIMER ON

 

 

MEDC Closed Price: 1.900

Buy Kisaran : 1.880-1.900

Stoplose : 1.780

Target Sell 1 : 2.010

Target Sell 2 : 2.080

 

ADRO Closed Price: 2.470

Buy Kisaran : 2.430-2.470

Stoplose : 2.320

Target Sell 1 : 2.620

Target Sell 2 : 2.700

 

PTBA Closed Price: 2.920

Buy Kisaran : 2.880-2.920

Stoplose : 2.740

Target Sell 1 : 3.100

Target Sell 2 : 3.200

 

DISCLAIMER ON

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top