Download : DTP 02 November 2026.pdf
- utlook Market Today
- Sudut teknikal IHSG antara lain: IHSG Trend bearish Pontensi Support kisaran : 6.400-6.930; Celah dibawa : 4.970-5.177. Berdasarkan pivot IHSG : Support II : 4.910 Support I : 4.990 sedangkan Resistence I : 5.130 dan Resistence II: 5.190
- Kalender Emiten hari ini 02 November 2026: PublicExpose : ARKO; Ex Date Cash Deviden : TSPC; Cum Date Bonus : PPGL; Cum Date RightIssue : CBRE rasio 100 saham dapat 260 right diharga pelaksanaan Rp108/saham; Emiten UnSuspend : MSIN; Emiten UMA : GPSO
- Bursa Efek Indonesia (BEI) menyesuaikan kriteria evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai Senin, 2 November 2026. Salah satu langkah yang dilakukan BEI mengeluarkan saham kategori high shareholding concentration (HSC) atau saham yang hanya dimiliki segelintir pihak dalam perhitungan IHSG. Selain itu, mulai Senin, 2 November 2026, saham-saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) tidak lagi diperhitungkan dalam bobot IHSG. Ia menilai, langkah BEI itu berpeluang memberikan tekanan ke saham-saham yang memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi. Sementara itu, skenario menuju level 4.000, menurut dia tidak dapat sepenuhnya diabaikan, tetapi membutuhkan kombinasi sentimen negatif yang lebih ekstrem, seperti keputusan MSCI yang merugikan, arus keluar asing semakin masif, pelemahan rupiah, dan memburuknya kepercayaan pasar.(Sumber:liputan6.com)
- Sebelumnya, Hashim Djojohadikusumo, Ketua Dewan Penasihat Kadin, mengingatkan bahwa dolar bisa mencapai Rp20.000–21.000, bahkan Rp22.000 per USD, jika persoalan MSCI membuat investor asing ramai-ramai menjual saham Indonesia. Dampaknya bisa berat, terutama bagi perusahaan yang punya utang dolar tetapi penghasilannya dalam rupiah. Dalam kajian SUR+, kami memperkirakan kisaran nilai wajar rupiah berada di sekitar Rp18.000–18.300 per dolar. Hitungan ini mempertimbangkan kondisi transaksi Indonesia dengan dunia luar, termasuk pelemahan rupiah yang sudah terjadi sebelumnya. Pasar tidak selalu menunggu keadaan memburuk. Kadang cukup dengan kekhawatiran bahwa keadaan akan memburuk.(Sumber:investortrust.id)
- Pada perdagangan akhir pekan kemarin bergerak dikawasan negative yang akhirnya ditutup anjlok 41 poin menuju 5.057 seiring profit taking. Diikuti juga dengan aksi jual investor asing senilai Rp139 miliar. Sentimen negative dalam negeri dimulai dari depresiasi rupiah, rellynya yield obligasi surat utang maupun aksi jual investor di bursa efek Indonesia. Sentimen negative eksternal bursa pun masih menghantui pergerakan pasar modal global seiring masih tingginya tensi ketegangan perang timur tengah antara AS maupun Iran. Begiru juga dengan imbal hasil surat utang AS pun masih tinggi memicu koreksi mata uang selain dollar AS. Pada awal bursa November 2026 akan berlakunya aturan baru dimana saham-saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) tidak diperhitung untuk pergerakan IHSG. Dengan kebijakan tersebut diharapkan berikan sentiment positif ke IHSG. Sedangkan untuk pagi ini bursa Asia pada umumnya dibuka melemah tertekan dengan profit taking saham-saham berbasis technologi atau mengikuti koreksi bursa global maupun Uni Eropa pada perdagangan akhir pekan kemarin. IHSG hari ini potensi menguji kawasan positif dengan kisaran 4.990-5.130
- Rekomendasi saham-saham hari ini : EXCL, ELSA, DSNG, MEDC, GGRM, KLBF, INCO, TINS, JSMR, LSIP, ASII, ACES.
|
Rekomendasi Kompas 100 Berdasarkan Trading Harian ASII Closed Price : 4.800 Buy Kisaran : 4.750-4.790 Stoplose : 4.510 Target Sell 1 : 5.100 Target Sell 2 : 5.400
JSMR Closed Price: 2.820 Buy Kisaran : 2.750-2.800 Stoplose : 2.650 Target Sell 1 : 2.990 Target Sell 2 : 3.150
INCO Closed Price: 3.420 Buy Kisaran : 3.350-3.390 Stoplose : 3.210 Target Sell 1 : 3.630 Target Sell 2 : 3.840
DISCLAIMER ON |
ACES Closed Price : 324 Buy Kisaran : 318-322 Stoplose : 304 Target Sell 1 : 344 Target Sell 2 : 364
LSIP Closed Price: 1.420 Buy Kisaran : 1.360-1.390 Stoplose : 1.330 Target Sell 1 : 1.510 Target Sell 2 : 1.600
TINS Closed Price: 3.660 Buy Kisaran : 3.590-3.630 Stoplose : 3.440 Target Sell 1 : 3.880 Target Sell 2 : 4.100
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, not should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.