Download : DTP 04 Mei 2026.pdf

 

  1. utlook Market Today

 

  • Sudut teknikal IHSG antara lain:  IHSG Trend bearish Pontensi Support kisaran :   6.700-7.300.   Berdasarkan pivot  IHSG  : Support II : 6.750 Support I  : 6.850  sedangkan Resistence I : 7.090  dan Resistence II: 7.215
  • Kalender Emiten hari ini 04 Mei 2026: RUPS : ACST, NICL; Public Expose : NICL; Cum Date Cash Deviden : ASII Rp292/saham, BTPN Rp9,497638609/saham, GOOD Rp9,5/saham, HEAL Rp13,5/saham, PRDA Rp162,683020846719/saham, TRIS Rp7,74436/saham; Ex Date Cash Deviden : BELL, CINT, DKFT, KDSI, ULTJ, XCID; Rcc Date Cash Deviden : KEJU, NAIK; Dist Date Cash Deviden : LPPF, NISP; Emiten UMA : TOOL, KOTA, SDMU;
  • Di tengah ketegangan geopolitik yang dipicu serangan AS-Israel ke Iran, berita mengejutkan lain muncul dari Timur Tengah. Setelah Qatar, Uni Emirat Arab memutuskan akan keluar dari organisasi negara-negara pengekspor minyak, OPEC dan OPEC+. Pemerintah UEA melalui kantor berita milik negara, WAM, mengumumkan bahwa mereka akan secara resmi menarik diri dari kedua kelompok tersebut terhitung mulai 1 Mei 2026 mendatang.(Sumber:emitennews.com)
  • Aksi jual investor asing yang membukukan senilai Rp1,48 triliun berdampak negative ke penutupan IHSG akhir pekan kemarin sebesar 144,42 poin menuju 6.956 dibawah level psikologis 7.000. Aksi jual investor tersebut merespon dari MSCI yang mempertahankan investasi equity di Indonesia anjloknya mata uang rupiah dilevel Rp17.300/dollar AS. Dalam sepakan investor asing bukukan penjualan bersih yang memicu kekhawatir pasar terhadap kinerja emiten. Pada sabtu kemarin bayak emiten menyampaikan rilis laporan keuangan K1-2026 dimana mayoritas menunjukkan kinerja baik atau lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Sentimen positif dari mayoritas emiten yang menyampaikan kinerja lebih baik menjadi sentiment positif sedangkan untuk sentiment eksternal dimulai dari bursa AS, Uni Eropa maupun Asia menunjukkan rally pasca diumumkan The Fed mempertahankan suku bunga. Bursa England, Jepang dan China hari ini libur memperingati hari nasional. Dengan dua sentiment positif tersebut Bursa Efek Indonesia peluang teknikal rebound dengan kisaran 6.850-7.215 diharapkan bisa ditutup diatas level psikologis 7.000. Perhatikan saham-saham group konglomerasi potensi memimpin lonjakan seiring saham tersebut sebagian sudah jenuh jual. Saham-saham bigcap yang masuk dalam bisnis perbankan telah jenuh jual namun sektor tersebut sebaiknya sebagai investasi jangka menengah maupun panjang. Harga spot emas saat ini masih trend bearish peluang melanjutkan penurunan sampai adanya kesepakatan AS maupun Iran.
  • Rekomendasi saham-saham hari ini TINS, ESSA, ELSA, TINS, RAJA, ENRG, INDY, BRPT, NCKL, BUMI, AKRA, DSNG

 

 

Rekomendasi Kompas 100

Berdasarkan Trading Harian

BUMI Closed Price : 240

Buy Kisaran : 234-240

Stoplose : 226

Target Sell 1 : 256

Target Sell 2 : 264

 

ADMR Closed Price:  1.850

Buy Kisaran : 1.800-1.850

Stoplose : 1.730

Target Sell 1 : 1.960

Target Sell 2 : 2.010

 

ENRG Closed Price: 1.700

Buy Kisaran : 1.680-1.700

Stoplose : 1.590

Target Sell 1 : 1.800

Target Sell 2 : 1.850

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

JPFA Closed Price : 2.480

Buy Kisaran :  2.440-2.480

Stoplose : 2.330

Target Sell 1 : 2.630

Target Sell 2 : 2.710

 

MDKA Closed Price: 3.230

Buy Kisaran : 3.200-3.230

Stoplose : 3.030          

Target Sell 1 : 3.450

Target Sell 2 : 3.530

 

MEDC Closed Price:  1.750

Buy Kisaran : 1.700-1.750

Stoplose : 1.640

Target Sell 1 : 1.860

Target Sell 2 : 1.910

 

DISCLAIMER ON

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

top